Uncategorized
Aug26

>Prioritas – The Rock in Your Life

>Pada posting terdahulu saya pernah bercerita tentang kondisi seseorang urgent, important, or normal situation silahkan anda baca kembali kisah saya yang pernah saya tulis disana, pada kesempatan ini saya akan bercerita tentang prioritas yang saya kutip dari sebuah buku “Hikmah dari Seberang” karangan Drs. Abu Abdillah Al-Husaini.

Seorang guru besar filsafat berdiri di muka kelas, di hadapannya ada beberapa benda. Ketika masuk waktu pelajaran, ia mengambil sebuah wadah besar bekas tempat mayonnaise lalu mengisinya dengan batu yang berdiameter kurang lebih 2 inci. Setelah penuh ia bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah tempat ini sudah penuh?” Murid-muridnya menjawab, “ya.”

Kemudian pak Profesor mengambil sekaleng batu kerikil lalu menuangkannya ke dalam wadah tadi. Ia kemudian dengan lembut menggoyang wadah itu sehingga batu-batu kecil tadi menggelinding mengisi ruang diantara batu-batu. Ia lalu bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah tempat ini sudah penuh?” Murid-muridnya menjawab, “ya.”

Pak profesor kemudian mengambil sekaleng pasir lalu menuangkannya ke dalam wadah tadi. Pasir itupun segera mengisi ruang-ruang kosong diantara batu dan kerikil.

“Nah, sekarang,” kata pak profesor, “aku ingin kalian memahami bahwa demikianlah kehidupan kalian. Batu itu merupakaan hal-hal penting dalam kehidupan kalian, seperti keyakinan, keluarga, pasangan hidup, kesehatan, dan anak-anak kalian, yakni semua hal yang sangat penting bagi kalian, yang bila kalian tidak mengurusnya dengan baik, boleh jadi kalian akan sengsara. kerikil adalah hal-hal lain yang kedudukannya lebih rendah, tapi berpengaruh pada kehidupan kalian, seperti: pekerjaan, rumah, sarana transportasi, motor, mobil. Pasir adalah hal-hal lain yang kedudukannya kurang begitu penting.

Apabila kalian mengisi wadah ini dengan pasir lebih dahulu. maka batu dan kerikil tidak akan mendapat tempat. Demikian juga kehidupan kalian, kalau kalian habiskan tenaga dan waktu kalian untuk hal-hal yang sia-sia, kalian tidak akan berhasil melakukan pekerjaan yang penting bagi kehidupan kalian.

Oleh karena itu, perhatikanlah hal-hal yang penting bagi kalian, lewatkan waktu kalian bersama anak-anak kalian, sediakan waktu untuk memeriksa kesehatan. Adapun waktu untuk kerja, membersihkan rumah, mengadakan jamuan makan, memperbaiki kerusakan akan selalu tersedia.

Utamakan batu, yakni hal-hal yang paling penting, lalu tetapkan urutan prioritas, yang lain hanyalah pasir.

Rate this article!

Author: 

author