Uncategorized
Oct8

>Bila Seperti Itu…. Bolehkan Aku Jawab Seperti ini?

>

Bila disuruh shalat
Sebentar lagi ya… lagi tanggung nich…  waduh…. malah dah habis waktu sholatnya, boleh jama’ gak?

Bila Allah menyuruh pergi Haji
Besok-besok lah…. lagipula tahun ini saya ada rencana ke perancis… tahun depan ke meksiko…..lagian ka’bah gak bakal lari koq…  nanti lah gampang…

Bila Allah suruh puasa
Waduh… saya lagi sakit…. kalau puasa perutku jadi sakit gimana?  kan dalam islam itu menjaga nyawa juga penting….. 

Bila Allah menyuruh menutup aurat ..
alaaah… .iman kan ada di hati, bukan dipakaian… yang penting  gak munafik…. lagian orang yang menutup aurat juga gak semuanya baik.

Bila Allah menyuruh melaksanakan hukum-Nya ..
Jangan ekstrim lah…. negara kita kan bukan negara islam… berdakwahlah dengan damai….,pelan-pelan…. hukum Allah itu terlalu keras, nanti orang kafir jadi takut.

Bila Allah melarang main judi …
Gak apa lah… sekali-kali…. nanti kalau menang saya pergi ke mekah, infaq di masjid, juga sedekah ke anak yatim.

Bila Allah melarang pekerjaan maksiat …
Inilah rezeki kami …. udah gak ada kerjaan lain yang bisa kami lakukan… kami juga punya anak… kalau gak kerja semacam ini anak-anak kami beri makan apa….?

Bila kena razia saat pacaran
Pak…. Dia ni tunangan saya … minggu depan kami nikah … gak salah koq….. Lagipula kami gak berbuat apa-apa… saya hanya numpang buang air di kamar hotel ni …

Bila gak sholat subuh ….
yaaa… kesiangan dech… lihat jam malah udah jam 8, soalnya tadi malam terlambat tidur… dengerin ceramah agama.

Manusia ini memang banyak alasannya. Alasan selalu akan membawa kepada hal-hal yang lebih negatif seperti ditambahkan sifat lupa … ditambahkan sifat malas .. sifat bakhil dan sebagainya. Sebab itu kalau ada perintah … jangan beralasan lagi…. Tapi carilah jalan untuk melaksanakannya, meskipun sebelumnya kita mengingkarinya.

* Sekadar muhasabah diri untuk kebaikan kita bersama. Wallahu’alam

Author: 

author